Nasi Campur Bali
Nasi dengan lauk lengkap — sayur, sambal, potongan ayam atau ikan, tempe. Menu wajib yang dipesan oleh hampir semua tamu.
Warung desa yang sederhana, api unggun di malam hari, dan kopi hangat sebelum matahari terbit — makanan apa adanya dengan harga terjangkau, dinikmati langsung di tepi laut.
Kami adalah perkemahan yang dikelola warga desa, sehingga dapurnya pun dikelola secara kekeluargaan: masakan khas Bali dari warung sederhana, ikan bakar segar saat api unggun dinyalakan, dan kopi yang siap sebelum fajar. Tanpa kemewahan, tanpa harga mahal — cukup bawa selera makan Anda dan nikmati hidangan lezat menghadap ke selat.
Warung · Api Unggun · KopiTiga kebahagiaan sederhana: warung untuk masakan lokal, api unggun untuk barbeque di malam hari, dan kopi hangat yang menunggu sebelum fajar menyingsing.
Dapur sederhana dengan gaya masakan Bali — nasi campur, ikan bakar, ayam dengan sambal segar, sayur, tempe, dan tahu, lengkap dengan nasi hangat. Minuman dingin tersedia di kotak pendingin. Sebagian besar hidangan berkisar antara Rp 25.000 hingga Rp 45.000, sehingga sangat ramah di dompet.
Saat matahari terbenam, api unggun mulai menyala. Ikan segar yang baru ditangkap di atas panggangan, sate, jagung bakar, sambal matah, dan marshmallow untuk anak-anak. Ini adalah tempat berkumpulnya perkemahan — semua orang duduk melingkar di bawah gemerlap lampu kapal di selat. Paket BBQ bersama sekitar Rp 75.000 per orang; Anda juga bisa membawa makanan sendiri untuk dipanggang tanpa biaya tambahan.
Layanan paling awal yang buka. Kopi tubruk lokal dan teh siap mulai pukul 05.00, sebelum fajar menyingsing, sehingga Anda bisa membawa secangkir kopi ke tepi tebing dan menyaksikan matahari terbit di atas laut ke arah Nusa Penida. Secangkir kopi hanya Rp 10.000 — spot terbaik dengan harga termurah di Bali Timur adalah di mana saja yang menghadap ke timur.
Tunai & Dikelola Desa
Untuk Semua Orang
Bawa Sendiri
Buka Lebih Awal
Segar, Tanpa Ribet
Nasi dengan lauk lengkap — sayur, sambal, potongan ayam atau ikan, tempe. Menu wajib yang dipesan oleh hampir semua tamu.
Ikan segar langsung dari pantai di bawah tebing, dibakar di atas api unggun malam hari dengan sambal matah dan jeruk nipis. Paling nikmat disantap langsung dengan tangan.
Kopi lokal tubruk yang mantap, dengan ampas kopi mengendap di dasar gelas. Bawa ke tepi tebing dan nikmati sambil menunggu matahari terbit.